ccp

Dynamic Glitter Text Generator at TextSpace.net

Minggu, 13 Oktober 2013

Senam

AKTIVITAS SENAM
A.   Loncat Jongkok
Bentuk latihan loncat jongkok ada dua macam, yaitu loncat jongkok dengan
tumpuan pada pangkal kuda-kuda loncat, dan loncat jongkok dengan tumpuan
pada bagian ujung kuda-kuda loncat. Pada pembahasan ini akan dipelajari loncat
jongkok dengan tumpuan pada pangkal kuda-kuda loncat.
Pada dasarnya, setiap loncatan mengandung unsur gerakan yang terdiri atas
empat tahapan, yaitu awalan, tolakan kaki, melayang, dan mendarat. Berikut ini
penjelasan tentang tahap-tahap dalam loncat jongkok. Anda dapat mengikuti seiap
latihan yang diberikan dengan pengawasan dari guru Anda.
1.     Awalan
Untuk mempersiapkan tolakan dan gerak lanjutan dari loncatan pada
kuda-kuda, terlebih dahulu harus melakukan lari sebagai awalan. Awalan lari
yang dilakukan harus semakin meningkat mendekati papan tolak, sehingga
mendapatkan dorongan ke depan dalam mempersiapkan tolakan ke atas depan.
Tahap awalan sangat menentukan keberhasilan loncatan. Dengan awalan
yang sempurna dan tolakan kaki yang kuat, akan diperoleh jarak dan ketinggian
loncatan yang diharapkan sehingga gaya dan bentuk loncatan dapat dilakukan
dengan sempurna. Banyak hasil loncatan yang gagal disebabkan oleh awalan yang
kurang sempurna.
Beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan awalan, yaitu sebagai
berikut.
a. Berlarilah dengan ujung kaki dengan kepala tetap tegak, pandangan ke papan
tolakan dan kuda-kuda atau peti loncatan.
b. Ayunkan tangan ke depan dengan sikap rileks dan irama kaki yang baik.
c. Kecepatan lari semakin meningkat dan disesuaikan dengan bentuk loncatan.
d. Bagian akhir dari awalan lebih berkonsentrasi pada gerak menolak.
e. Langkah terakhir dari awalan harus tepat pada titik tolakan pada papan tolak.
2.     Tolakan
Pada tahapan menolak, gerak kedua kaki harus
menolak dilakukan dengan kuat secara bersama-sama.
Pada tahapan menolak hal yang harus
diperhatikan adalah:
a. persiapan kaki tolak untuk menempatkan kedua
kaki tepat pada papan tolak;
b. gerak tolakan kaki; dan
c. gerak pelepasan kaki ke tahap melayang.
Gerak menolak dilakukan dengan cara
berikut.
a. Pada saat perkenaan, tempatkan kedua kaki
bersamaan pada papan tolak.
b. Posisikan kedua lengan diayun ke belakang
badan.
c. Tekuk kedua lutut.
d. Lakukan gerak menolak ke atas depan hingga gerak awal melayang.
3.     Melayang
Gerak melayang terjadi setelah kaki terlepas dari gerak menolak. Pada saat
melayang, sikap badan dapat jongkok, menyudut, atau lurus. Adapun gerakannya
dapat dilakukan dengan salto dan putaran. Gerak melayang dilakukan dengan
dua tahap, yaitu layangan pertama dan layangan kedua.
a.      Layangan Pertama (Preflight)
Layangan pertama dilakukan setelah kaki terlepas dari tahap menolak dan bersiap
menumpu dengan satu atau dua tangan pada kuda-kuda loncat atau peti loncat. Halhal
yang harus diperhatikan pada layangan pertama, yaitu sebagai berikut.
1) Kecepatan yang cukup sehingga memungkinkan untuk sampai pada tumpuan
tangan pada kuda-kuda tanpa hambatan dalam irama.
2) Bentuk badan yang lurus, kedua kaki harus lurus dan bersama-sama pada
saat si peloncat meninggalkan papan tolak.
b.      Layangan Kedua (Second Flight)
Layangan kedua dimulai saat tolakan tangan pada peti atau kuda-kuda loncat
hingga pada gerak pendaratan. Gerak melayang kedua pada dasarnya disesuaikan
dengan bentuk loncatan yang akan dilakukan.
Pada loncatan ini, setelah layangan pertama dan tumpuan kedua tangan, maka
kaki yang sedang melayang dirapatkan dan ditekuk pada lutut. Gerak kaki ini harus
searah dengan arah loncatan, kemudian bersiap untuk melakukan pendaratan.
4.     Mendarat
Pendaratan dilakukan dari gerak akhir melayang hingga kedua kaki
menyentuh lantai atau matras pendaratan. Hal-hal yang harus diperhatikan saat
melakukan pendaratan adalah sebagai berikut.
a. Menjaga keseimbangan badan dengan melenturkan kaki dan sikap kaki
terbuka, tapi tidak terlalu lebar.
b. Badan dalam keadaan rileks dan tidak kaku sehingga dapat menekuk lutut,
pinggul, dan mengangkat kedua lengan.
c. Mendarat dengan jarak minimal 2 meter dari kuda-kuda atau peti loncat.
d. Mendarat harus dengan dua kaki menyentuh lantai atau matras lebih dulu.
Latihan 1
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Sebutkan dua jenis loncat jongkok!
2. Bagaimana cara melakukan awalan pada loncat jongkok?
3. Sebutkan hal-hal yang perlu diperhatikan saat melakukan tolakan!
4. Lakukan latihan tahap awalan dengan bimbingan guru Anda!
5. Lakukan latihan tahap tolakan dengan bimbingan guru Anda!
B.   Loncat Harimau dan Flik-flak
1.     Loncat Harimau
Loncat harimau adalah suatu gerakan yang menyerupai gerak guling depan,
hanya saja gerakannya dilakukan dengan awalan suatu loncatan jauh ke depan dan
mendarat dengan kedua lengan dan berguling seperti pada guling depan. Latihan
loncat harimau dapat dilakukan dengan tahapan gerak seperti berikut.
1. Awalan
Sikap berdiri mengambil ancang-ancang dengan kecepatan disesuaikan, di
beberapa langkah terakhir bersiap melakukan tolakan.
Pelajaran 6 Aktivitas Senam (1) 75
2. Pelaksanaan
Tolakkan kedua kaki sehingga badan terdorong ke depan. Pergelangan kaki dan
lutut dibengkokan untuk meloncat ke atas dan ke depan. Setelah itu tungkai
lurus, lengan diayunkan ke depan, dan mendarat lebih dulu pada matras.
3. Akhiran
Tekuk kepala hingga menunduk dan punggung dibulatkan sehingga terjadi
gulingan ke depan. Akhiri dengan posisi jongkok serta tangan lurus ke depan.
2.     Flik-flak
Flik-flak merupakan salah satu jenis senam ketangkasan yang tidak
menggunakan alat. Gerakan flik-flak adalah gerak senam dengan melentingkan
badan ke belakang, bertumpu dengan kedua tangan dan melemparkan kaki secara
membusur, diakhiri dengan pendaratan kedua kaki. Sebelum menguasai gerakan
flik-flak, Anda harus menguasai gerakan lenting tangan, guling ke belakang, dan
sikap kayang yang dimulai dari sikap berdiri.
Jika pengusaan ketiga teknik dasar senam tersebut sudah terkuasai, Anda
dapat meningkatkan kemampuan dengan berlatih gerakan senam flik-flak.
Cara melakukan gerakan flik-flak sebagai berikut.
1. Ancang-ancang dengan berdiri tegak. Selanjutnya, lakukan gerakan melenting
ke belakang hingga kedua lengan (telapak tangan) bertumpu pada matras.
2. Lakukan tolakan kedua kaki ke atas sehingga kedua kaki bergerak membusur
di atas, kemudian kedua kaki secara bersama-sama mendarat dalam posisi
berdiri kembali.
Latihan 2
Kerjakan latihan berikut dengan benar!
1. Apa yang dimaksud dengan loncat harimau?
2. Jelaskan tahapan-tahapan untuk melakukan gerak loncat harimau!
3. Apa yang dimaksud dengan gerakan flik-flak?
4. Lakukan gerakan guling ke depan sebagai gerak dasar loncat harimau!
5. Lakukan gerakan guling ke belakang dan sikap kayang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar